Dalam Suatu kesuksesan seseorang tak lepas dari dukungan,doa,saran dan pastinya perhatian dari orang - orang terdekatnya, jangan pernah kita disaat di masa - masa kesuksesan melupakan dan mengabaikan orang - orang terdekat kita.
Selain dari seorang Prajurit TNI AD kami yang terlahir dari keluarga kurang mampu dan berasal dari Ranah minang yang di kenal suka dagang jadi kami juga setelah berumah tangga mulai mencari tambahan rezeki selain dari gaji yang sudah diberikan negara dengan cara membuka usaha makanan seperti hobi kami suka memasak pada saata ada libur di rumah, pada awalnya kami belajar membuka usaha masakan sifut dan sayur - sayuran bertema msakan non minyak yang kami buat nama 'Tongseng Udang dan Cumi - cumi' pada tahun 2015 usaha itu lumayan berjalan maju dan banyak langganan pembeli terutama mereka kaum hawa yang suka menjaga postur tubuhnya,pada 2016 pertengahan dikarenakan kegiatan begitu padat di kedinasan dan pekerja sudah pulang kampung usaha kami tutup. Pada tahun 2018 awal kami mencoba lagi membuka usaha kantin di dalam kesatrian Yonif 100/Raider PS dan itu berjalan kurang lebih 1 thun sampai kami pindah dinas kekampung halaman Sumantra Barat tep...
Anak dari Keluarga Miskin Diterima Jadi Taruna Akmil, Warga Tulis Surat Terbuka Jumat, 13 Agustus 2021 08:57 WIB Editor: Heribertus Sulis lihat foto (PENERANGAN KODAM PATTIMURA) M Rizal Talapuka saat mengikuti seleksi taruna Akmil TNI AD di Kodam Pattimura beberapa waktu lalu TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang anak yatim asal Ambon bernama M Rizal Talapuka diterima jadi Taruna Akmil (Akademi Militer) dan siap menempuh pendidikan calon perwira TNI AD . Sang ibu tak menyangka, anaknya yang berasal dari keluarga miskin bisa diterima sebagai Taruna Akmil . Lulusanya Rizal sebagai Taruna Akmil ini disambut sukacita tidak hanya oleh keluarga, namun juga warga di pulau terpencil di Maluku tersebut. M Rizal Talapuka, seorang remaja dari keluarga tidak mampu asal Pulau Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku , dinyatakan lolos menjadi taruna akademi militer (Akmil) dan berhak mengikuti pendidikan calon perwira TNI AD . Luapan kegembiraan...
Perjalanan singkat Saya sebagai seorang Prajurit TNI AD diawali dari berdinas di Batalyon 125/Simbisa di pada 2005 Saya ikut seleksi Dikraider dan lulus melanjutkan Dik Raider di Pusdik Kopasus Batujajar, selesai dik Saya pindah ke Batalyon 100/Raider dari 2005 sd 2019 dan selama di Batalyon pernah mengikuti bermacam bentuk penugasan dan latihan bersama seperti tahun 2009 Safgar Indrapura di Negara Singapur. Selain latihan kami juga pernah terjun sebagai time relawan pencarian pesawat Kasa yang jatuh di daerah bahorok Kab. Langkat Sumatra Utara pada tahun 2011 selain itu pada tahun 2013 sd 2014 kami berangkat penugasan pengamanan pulau terluar satgas RI dn Malaysia di daerah Provinsi Kaltara. Setelah kurang lebih 14 Thn berdinas di Satuan Tempur kami pada tahun 2019 Bulan Oktober pindah ke Rindam 1/BB tepatnya di Secata - B Padang Panjang dan pada masa - masa awal kepindahan kami itu awal dari masukny...
Dalam Suatu kesuksesan seseorang tak lepas dari dukungan,doa,saran dan pastinya perhatian dari orang - orang terdekatnya, jangan pernah kita disaat di masa - masa kesuksesan melupakan dan mengabaikan orang - orang terdekat kita.
BalasHapus